English
Beranda / English / Declarative Sentence: Definisi, Rumus, dan Contoh Lengkapnya

Declarative Sentence: Definisi, Rumus, dan Contoh Lengkapnya

declarative-sentence-definisi-rumus-dan-contoh-lengkapnya
declarative-sentence-definisi-rumus-dan-contoh-lengkapnya

Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, jenis kalimat yang paling sering kita temui adalah Declarative Sentence atau kalimat pernyataan. Baik saat membaca buku teks, mendengarkan berita, maupun berbicara sehari-hari, sebagian besar informasi disampaikan melalui bentuk ini.

Bagi siswa sekolah, menguasai kalimat deklaratif adalah fondasi utama sebelum mempelajari bentuk kalimat tanya (interrogative) maupun kalimat perintah (imperative).

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai apa itu declarative sentence, bagaimana rumus pembentukannya, serta bagaimana cara menggunakannya secara tepat dalam konteks akademis maupun percakapan.

Definisi Declarative Sentence

Declarative Sentence adalah jenis kalimat yang berfungsi untuk menyatakan fakta, memberikan informasi, atau menyampaikan opini.

Kalimat ini diakhiri dengan tanda titik (full stop/period) dan bertujuan untuk membuat sebuah pernyataan yang jelas bagi pembaca atau pendengar.

Apa Itu Adjectives dan Adverbs? Definisi, Aturan, dan Contoh Lengkap dalam Bahasa Inggris

Berbeda dengan kalimat tanya yang membutuhkan jawaban, atau kalimat perintah yang mengharapkan tindakan, kalimat deklaratif hanya berfungsi untuk “memberitahu” sesuatu. Ini adalah jenis kalimat yang paling netral dan menjadi standar dalam penulisan karya ilmiah maupun artikel berita.

Rumus Dasar (Sentence Structure)

Untuk membentuk sebuah declarative sentence yang benar secara tata bahasa (grammar), siswa perlu mengikuti pola dasar berikut:

Subject + Verb + Object/Complement

Subject: Pelaku atau topik utama (Contoh: I, They, The cat, My teacher).
Verb: Kata kerja yang menunjukkan aksi atau keadaan (Contoh: eat, is, study, feels).
Object/Complement: Sasaran dari aksi atau pelengkap keterangan (Contoh: English, happy, at school).

Cara Penggunaan dalam Komunikasi

Kalimat deklaratif memiliki dua fungsi utama dalam penggunaan sehari-hari:

Apa Itu Reciprocal Pronouns? Cara Menggunakan Each Other, One Another, dan Contohnya dalam Bahasa Inggris

  1. Memberikan Informasi (Giving Information): Digunakan untuk menyampaikan hal-hal yang bersifat faktual atau objektif.
    Contoh: The sun rises in the east.
  2. Menyatakan Pendapat (Expressing Opinion): Digunakan untuk menyampaikan apa yang dipikirkan atau dirasakan seseorang (subjektif).
    Contoh: I think the movie is very interesting.

Contoh-Contoh dan Tujuan Penggunaannya

Berikut adalah variasi contoh kalimat deklaratif untuk membantu siswa memahami fungsinya dalam berbagai situasi:

  1. “The Earth revolves around the Sun.”
    Tujuan: Menyampaikan fakta saintifik yang umum diketahui.
  2. “My father works in a hospital.”
    Tujuan: Memberikan informasi mengenai identitas atau pekerjaan seseorang.
  3. “The blue whale is the largest animal on Earth.”
    Tujuan: Menyampaikan data atau informasi spesifik mengenai alam.
  4. “I believe that honesty is the best policy.”
    Tujuan: Menyatakan opini atau nilai moral yang diyakini subjek.
  5. “The library opens at 8:00 AM every morning.”
    Tujuan: Memberikan informasi mengenai jadwal atau rutinitas.
  6. “Math is a challenging subject for many students.”
    Tujuan: Menyatakan pendapat atau observasi umum terhadap sesuatu.
  7. “Jakarta is the capital city of Indonesia.”
    Tujuan: Menyampaikan fakta geografis dan pemerintahan.
  8. “She wears a red dress to the party.”
    Tujuan: Mendeskripsikan sebuah kejadian atau pengamatan visual.
  9. “I feel tired after playing football.”
    Tujuan: Menyampaikan informasi mengenai keadaan fisik atau emosional.
  10. “Water boils at 100 degrees Celsius.”
    Tujuan: Menyatakan hukum alam atau fakta eksperimental.

Grammar Focus: Variasi Kalimat Deklaratif

Penting bagi siswa untuk mengetahui bahwa declarative sentence tidak selalu berbentuk positif. Ada juga bentuk negatif yang tetap dikategorikan sebagai kalimat pernyataan karena tujuannya memberikan informasi mengenai sesuatu yang tidak terjadi.

1. Simple Declarative Sentence (Kalimat Sederhana)

Jenis yang pertama adalah Simple Declarative Sentence. Ini merupakan bentuk paling dasar dalam tata bahasa Inggris. Kalimat ini hanya terdiri dari satu klausa independen, yang berarti ia memiliki satu subjek dan satu predikat serta dapat berdiri sendiri sebagai sebuah pemikiran yang utuh.

Rumus: Subject + Verb + Object/Complement

Apa Itu Intensive Pronouns? Definisi, Aturan, dan Contoh Lengkap dalam Bahasa Inggris

Contoh:
“She reads a book.” (Dia membaca buku.)
“They play football.” (Mereka bermain sepak bola.)

2. Compound Declarative Sentence (Kalimat Majemuk Setara)

Ketik kamu ingin menggabungkan dua ide yang setara atau saling berkaitan, kamu bisa menggunakan Compound Declarative Sentence. Kalimat ini terdiri dari dua klausa independen yang dihubungkan oleh konjungsi (kata hubung) seperti and, but, atau or.

Penggunaan kalimat majemuk ini membantu narasi tulisanmu menjadi lebih mengalir karena kamu tidak perlu menuliskan dua kalimat pendek secara terpisah.

Rumus: Independent Clause 1 + , (and/but/or) + Independent Clause 2

Contoh:
“She reads a book, and he watches TV.” (Dia membaca buku, dan dia menonton TV.)
“I want to go, but I am tired.” (Aku ingin pergi, tetapi aku lelah.)

3. Complex Declarative Sentence (Kalimat Majemuk Bertingkat)

Complex Declarative Sentence memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi. Kalimat ini mengandung satu klausa utama (main clause) dan satu atau lebih klausa tambahan (dependent clause). Klausa tambahan ini tidak bisa berdiri sendiri dan biasanya diawali dengan kata penghubung seperti because, when, although, atau if.

Fungsi utama dari jenis kalimat ini adalah untuk memberikan informasi tambahan yang lebih mendalam, seperti hubungan sebab-akibat atau keterangan waktu.

Rumus: Main Clause + Subordinate Conjunction + Dependent Clause

Contoh:
“I stayed at home because it was raining.” (Aku tetap di rumah karena hari sedang hujan.)
“She is happy when she sees her friends.” (Dia merasa senang ketika dia melihat teman-temannya.)

4. Positive dan Negative Declarative Sentence

Dalam menyampaikan fakta, kamu bisa menyampaikannya dalam bentuk positif maupun negatif. Perbedaan keduanya terletak pada ada tidaknya kata penyangkalan.

Positive Declarative Sentence

Kalimat ini digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu benar atau sedang terjadi.

Rumus: Subject + Verb (1/s/es) + Object

“She likes ice cream.” (Dia suka es krim.)
“They are students.” (Mereka adalah siswa.)

Negative Declarative Sentence

Kalimat ini digunakan untuk menyangkal suatu fakta atau menyatakan bahwa sesuatu tidak terjadi. Biasanya, kamu perlu menambahkan kata not setelah kata kerja bantu (auxiliary verb).

Rumus: Subject + do/does/did + not + Verb 1 + Object

“She does not like coffee.” (Dia tidak suka kopi.)
“They are not at home.” (Mereka tidak ada di rumah.)

5. Declarative with Adverbs (Menggunakan Keterangan)

Agar informasi yang kamu sampaikan menjadi lebih jelas dan rinci, kamu bisa menambahkan Adverbs atau kata keterangan. Kata keterangan ini bisa menjelaskan frekuensi (seberapa sering), tempat (di mana), atau waktu (kapan) suatu kejadian berlangsung.

Rumus:
Subject + Adverb of Frequency + Verb + Object
atau
Subject + Verb + Object + Adverb of Place/Time

“She always wakes up early.”ย  Always adalah keterangan frekuensi.
“They are playing outside now.” Outside adalah keterangan tempat, now adalah keterangan waktu.

6. Declarative with Emphasis (Kalimat dengan Penekanan)

Kadang-kadang, kamu ingin memberikan penekanan khusus pada bagian tertentu dalam kalimat agar lawan bicara benar-benar memperhatikan poin tersebut. Dalam bahasa Inggris, ini sering dilakukan dengan menambahkan kata kerja bantu do/does/did sebelum kata kerja utama (meskipun bukan kalimat tanya atau negatif), atau dengan menggunakan kata keterangan penguat seperti really.

Rumus: Subject + do/does/did + Verb 1 + Object

“I do understand your problem.” (Aku benar-benar memahami masalahmu.)
“She really likes this book.” (Dia sangat menyukai buku ini.)

Kesimpulan

Menguasai declarative sentence adalah langkah awal bagi siswa untuk dapat menulis laporan, esai, maupun bercerita dalam bahasa Inggris dengan baik. Dengan memahami pola Subject + Verb + Object, siswa dapat menyusun ribuan kalimat yang informatif dan jelas. Praktik secara konsisten dalam mengenali fakta dan opini di sekitar kita akan sangat membantu dalam memperlancar penggunaan jenis kalimat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan