Dalam menyusun kalimat bahasa Inggris yang lebih kompleks dan efisien, siswa sering kali perlu menggabungkan dua informasi menjadi satu pernyataan yang utuh. Daripada menulis dua kalimat pendek yang terpisah, kita dapat menggunakan “jembatan” bahasa yang disebut Relative Pronouns (Kata Ganti Penghubung).
Penggunaan relative pronouns sangat penting dalam penulisan akademik dan esai sekolah karena dapat membuat tulisan terasa lebih mengalir (flow) dan profesional. Artikel ini akan membedah secara mendalam mengenai definisi, jenis, hingga perbedaan klausa yang dibentuknya.
Apa Itu Relative Pronouns?
Relative Pronouns adalah kata ganti yang digunakan untuk menghubungkan sebuah klausa atau frasa ke kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun) sebelumnya. Kata ini berfungsi untuk memberikan informasi tambahan tentang subjek atau objek yang sedang dibicarakan tanpa harus memulai kalimat baru.
Secara teknis, relative pronouns memperkenalkan apa yang disebut dengan Relative Clause. Klausa ini berperan menyatukan dua ide yang berkaitan sehingga kalimat menjadi lebih padat.
Jenis-Jenis Relative Pronouns dan Fungsinya
Dalam bahasa Inggris, terdapat beberapa kata ganti penghubung utama yang memiliki kegunaan spesifik:
Who, digunakan khusus untuk merujuk pada orang (manusia) yang berfungsi sebagai subjek dalam klausa tersebut.
Contoh: The student who won the competition is in my class. (Siswa yang memenangkan kompetisi itu ada di kelas saya).
Which, digunakan untuk merujuk pada benda atau hewan.
Contoh: The laptop, which I bought last week, is very fast. (Laptop itu, yang saya beli minggu lalu, sangat cepat).
That, digunakan untuk merujuk pada orang, benda, maupun hewan. That biasanya digunakan dalam situasi yang lebih informal atau pada defining clauses.
Contoh: The cake that my mother baked tastes delicious. (Kue yang dipanggang ibu saya rasanya enak).
Whose, digunakan untuk menunjukkan kepemilikan (possession), baik untuk orang maupun benda.
Contoh: I have a friend whose brother is a pilot. (Saya punya teman yang saudara laki-lakinya adalah seorang pilot).
Menghubungkan Dua Klausa
Fungsi utama relative pronouns adalah sebagai penghubung. Mari kita lihat bagaimana dua kalimat sederhana digabungkan menjadi satu kalimat kompleks:
- Kalimat A: I saw a man.
- Kalimat B: The man was wearing a green hat.
- Gabungan: I saw a man who was wearing a green hat.
Dengan menggabungkan kedua kalimat tersebut, kita menghilangkan pengulangan kata “the man” dan membuat kalimat menjadi lebih efektif.
Perbedaan Defining vs. Non-Defining Clause
Salah satu tantangan bagi siswa dalam mempelajari materi ini adalah membedakan antara dua jenis klausa penghubung. Perbedaan ini sangat menentukan penggunaan tanda baca koma.
Defining Relative Clause
Klausa ini memberikan informasi esensial (sangat penting) untuk mengidentifikasi benda atau orang yang dimaksud. Jika klausa ini dihilangkan, makna kalimat menjadi tidak jelas atau menggantung.
Ciri: Tidak menggunakan koma. Bisa menggunakan that.
Contoh: The umbrella that I left at school is red. (Jika bagian “that I left at school” dihilangkan, pendengar tidak tahu payung mana yang dimaksud).
Non-Defining Relative Clause
Klausa ini hanya memberikan informasi tambahan (ekstra). Jika klausa ini dihilangkan, kita tetap tahu siapa atau apa yang dibicarakan.
Ciri: Wajib menggunakan koma. Tidak boleh menggunakan that.
Contoh: My English teacher, who is very kind, lives in London. (Jika “who is very kind” dihilangkan, subjek “My English teacher” tetap jelas identitasnya).
Contoh dalam Kalimat Kompleks
Berikut adalah kumpulan contoh kalimat kompleks menggunakan berbagai relative pronouns agar siswa dapat memahami konteksnya dengan lebih baik:
- Who: The scientist who discovered the cure was awarded a Nobel Prize.
- Which: The movie, which lasted for three hours, was quite boring.
- That: Is this the phone that you were looking for?
- Whose: The girl whose phone rang during the exam felt embarrassed.
- Whom: (Digunakan sebagai objek orang, meski jarang digunakan dalam percakapan): The person whom you called is not available.
Kesimpulan
Menguasai Relative Pronouns adalah kunci bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan menulis dari tingkat dasar ke tingkat lanjut. Dengan memahami fungsi who, which, that, dan whose, serta mengetahui kapan harus menggunakan koma pada non-defining clauses, siswa dapat menyusun kalimat kompleks yang akurat dan mudah dipahami.
Kuncinya adalah selalu bertanya: “Apakah informasi ini penting untuk mengidentifikasi benda tersebut?” Jika iya, gunakan defining clause. Jika hanya tambahan, gunakan koma dan hindari kata that. Teruslah berlatih menggabungkan kalimat-kalimat pendek di sekitarmu untuk memperlancar penggunaan grammar ini!


Komentar