Sains
Beranda / Sains / Apa Itu Gaya? Definisi, Sifat, dan Jenisnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Apa Itu Gaya? Definisi, Sifat, dan Jenisnya dalam Kehidupan Sehari-hari

mengenal-gaya
mengenal-gaya

​Pernahkah kamu memikirkan mengapa sepeda yang kamu kayuh bisa meluncur dengan cepat? Atau mengapa sebuah bola yang ditendang keras bisa melesat tinggi lalu akhirnya kembali jatuh?

Di dalam kehidupan sehari-hari, kita terus-menerus berinteraksi dengan sebuah kekuatan tak kasat mata yang membuat benda di sekitar kita bergerak, berbelok, atau bahkan berubah wujud. Di dalam dunia sains, kekuatan penggerak ini dikenal dengan nama Gaya.

Yuk, kita bedah secara ringkas apa sebenarnya yang dimaksud dengan gaya, bagaimana sifat-sifatnya yang unik, serta apa saja jenisnya yang ada di sekitar kita!

Apa Sebenarnya Gaya Itu?

​Secara sederhana, gaya adalah suatu dorongan atau tarikan yang diberikan kepada suatu benda. Gaya merupakan besaran yang tidak dapat kita lihat wujud fisiknya secara langsung, tetapi kita bisa melihat dan merasakan akibat atau dampak yang ditimbulkannya pada sebuah objek.

​Ketika kamu mendorong meja agar bergeser atau menarik gagang pintu untuk masuk ke kamar, pada saat itulah kamu sedang menyalurkan gaya pada benda tersebut.

Dalam sistem satuan internasional (SI), besaran gaya dinyatakan dalam satuan Newton (N). Untuk mengukur besar kecilnya gaya secara akurat, kita bisa menggunakan alat yang disebut neraca pegas atau dynamometer.

Kiprah Bung Karno di KAA 1955 Saat Indonesia Menyatukan Dunia

Sifat-Sifat Gaya yang Mengubah Kondisi Benda

​Gaya memiliki kemampuan untuk mengubah kondisi fisik maupun gerak suatu objek. Ketika sebuah benda dikenai gaya yang cukup, ada 4 perubahan utama yang bisa terjadi:

1. Membuat Benda Diam Menjadi Bergerak
​Benda mati yang awalnya diam total tidak akan pernah bisa bergeser atau berpindah tempat dengan sendirinya tanpa bantuan gaya eksternal.
Contoh: Bola sepak yang tergeletak diam di tengah lapangan akan tetap berada di posisinya sampai ada kaki pemain yang memberikan gaya tendangan (dorongan).

2. Mengubah Kecepatan Benda
​Gaya memiliki kekuatan untuk membuat benda yang sudah bergerak menjadi melaju jauh lebih cepat, atau sebaliknya, menjadi lebih lambat hingga akhirnya berhenti.
Contoh: Saat kamu mengayuh sepeda dengan sekuat tenaga, sepeda akan melaju lebih kencang. Sebaliknya, saat kamu menarik tuas rem, gaya yang dihasilkan akan memperlambat putaran roda.

3. Mengubah Arah Gerak Benda
​Sebuah objek yang sedang meluncur ke satu arah tertentu bisa berbelok atau berbalik arah secara instan jika diberikan gaya baru yang memotong jalur geraknya.
Contoh: Dalam permainan bulu tangkis, shuttlecock yang dipukul oleh lawan akan langsung berbalik arah setelah kamu hantam menggunakan raket.

4. Mengubah Bentuk Benda
​Dampak gaya juga bisa mengubah wujud fisik, dimensi, atau bentuk asli dari suatu benda yang lentur atau rapuh.
Contoh: Kaleng minuman kosong akan langsung ringsek saat kamu meremasnya, atau adonan mainan (playdough) yang berubah bentuk saat ditekan oleh tangan.

Tahukah Kamu?
​Kemampuan tubuh kita untuk menghasilkan gaya ternyata sangat bergantung pada kualitas makanan yang kita konsumsi, lho! Makanan pokok dan lauk-pauk gizi seimbang yang kita santap diolah menjadi glukosa.

Glukosa inilah yang bertindak sebagai “bensin” atau bahan bakar utama bagi otot agar bisa menghasilkan gaya untuk beraktivitas seharian tanpa cepat lelah!

Jenis-Jenis Gaya

Untuk mempermudah kita dalam mempelajarinya, gaya dibagi ke dalam dua kelompok besar berdasarkan ada atau tidaknya sentuhan fisik:

Apa Itu Gerak Vertikal? Yuk, Pahami Konsep, Contoh, dan Perbedaannya dengan Gerak Jatuh Bebas!

  1. Gaya Sentuh: Jenis gaya yang terjadi karena adanya sentuhan fisik atau kontak secara langsung antara sumber gaya dengan benda tersebut.                                                                                                      Contoh populernya adalah Gaya Otot saat kita mengangkat barang dan Gaya Gesek yang menahan kaki kita agar tidak terpeleset di lantai.
  2. Gaya Tak Sentuh: Jenis gaya yang dapat bekerja dan memengaruhi benda tanpa harus ada kontak atau sentuhan fisik langsung. Contohnya adalah Gaya Gravitasi yang menarik benda jatuh ke bawah serta Gaya Magnet yang bisa menarik paku besi dari jarak tertentu.

Kesimpulan
​Gaya adalah motor penggerak di balik setiap dinamika pergerakan yang terjadi di dunia ini. Mulai dari hal kecil seperti menulis menggunakan pulpen, hingga fenomena besar seperti perputaran bumi, semuanya digerakkan oleh kombinasi gaya yang luar biasa.

​Setelah memahami konsep dasarnya di artikel ini, gaya apa saja yang paling sering kamu keluarkan atau kamu rasakan sejak bangun tidur pagi tadi?

Referensi
Tipler, P. A. (2017). Fisika untuk Sains dan Teknik (Edisi Keenam). Jakarta: Erlangga

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan