Comparative & Superlative Degree
Pernahkah kamu merasa bingung saat ingin membandingkan dua hal atau menyebut sesuatu yang “paling” dalam bahasa Inggris? Di sekolah, materi ini dikenal dengan istilah Degrees of Comparison.
Menguasai materi ini sangat krusial karena hampir setiap percakapan melibatkan perbandingan, mulai dari membandingkan kepintaran teman hingga cita-cita masa depan.
Dalam artikel ini, kita akan mempelajari cara menggunakan kata sifat (adjectives) dalam bentuk perbandingan melalui sebuah cerita pendek tentang persahabatan Tim, Sammy, dan Aubry.
Cerita Pendek, My Friends at School
Simak teks dalam bahasa Inggris berikut ini untuk melihat bagaimana kata sifat berubah bentuk saat digunakan untuk membandingkan:
“My name is Tim. Sammy and Aubry are my friends. Sammy sits behind me. He is very helpful. He always helps everyone. He certainly is more helpful than I am, and is the most helpful person in my class. He is also the funniest person in class. He always makes us laugh out loud.
Aubry who sits in front of me is smart and very beautiful. She is more beautiful than any movie star. I think she is the most beautiful girl in the school. She can always answer the teacher’s questions. She is the smartest student in our class. When I get older, I would like to be the most successful business man in my town, so that I can buy the most expensive house.”
Analisis Comparative & Superlative Degree
Dari teks di atas, kita bisa membedah penggunaan tata bahasa Inggris menjadi dua bagian utama: Comparative Degree (membandingkan dua hal) dan Superlative Degree (menyatakan “paling”).
1. Analisis Comparative Degree (Tingkat Lebih)
Pola ini digunakan saat Tim membandingkan satu orang dengan orang lainnya.
- More helpful than: Digunakan karena kata helpful terdiri dari dua suku kata atau lebih. Tim merasa Sammy lebih suka menolong daripada dirinya.
- More beautiful than: Digunakan untuk membandingkan kecantikan Aubry dengan bintang film. Karena beautiful adalah kata yang panjang, maka ditambahkan kata more.
- Older: Berasal dari kata old (satu suku kata). Karena pendek, cukup ditambahkan akhiran -er.
2. Analisis Superlative Degree (Tingkat Paling)
Pola ini digunakan untuk menunjukkan siapa yang menjadi “juara” atau “ter-” di dalam kelas atau sekolah.
- The most helpful: Sammy adalah orang yang paling suka menolong di kelas.
- The funniest: Berasal dari kata funny. Karena berakhiran huruf “y”, maka berubah menjadi -iest. Sammy adalah yang paling lucu.
- The most beautiful: Menunjukkan bahwa di mata Tim, Aubry adalah gadis tercantik di sekolah.
- The smartest: Berasal dari kata smart (satu suku kata), sehingga cukup ditambah -est. Aubry adalah murid terpintar.
- The most successful & The most expensive: Digunakan untuk menggambarkan cita-cita Tim (pengusaha paling sukses dan rumah paling mahal).
Tutorial: Rumus Singkat yang Harus Kamu Ingat
Agar kamu tidak salah lagi saat mengerjakan soal ujian, ikuti langkah-langkah praktis berikut:
Langkah 1: Hitung Suku Kata (Syllables)
- 1 Suku Kata (Pendek): Tambahkan -er (Comparative) atau -est (Superlative).
Contoh: Smart → Smarter → The Smartest. - Suku Kata atau Lebih (Panjang): Gunakan More atau The Most.
Contoh: Beautiful → More beautiful → The most beautiful.
Langkah 2: Perhatikan Akhiran Huruf “Y”
Jika ada kata sifat dua suku kata berakhiran “y”, abaikan aturan “panjang” di atas. Ubah “y” menjadi “i” lalu tambah -er/-est.
Contoh: Funny → Funnier → The Funniest.
Langkah 3: Jangan Lupakan Kata Penghubung
Dalam Comparative, wajib ada kata than (daripada).
Dalam Superlative, wajib ada kata the di depan kata sifatnya.
Mengapa Harus Mempelajari Degrees of Comparison?
Memahami Degrees of Comparison lebih dari sekadar teori-teori saja. Struktur ini membantu kamu menyampaikan opini secara logis dan jelas. Dalam dunia akademik, kemampuan ini diuji untuk melihat sejauh mana kamu bisa menganalisis perbedaan kualitas antar objek.
Dengan menguasai pola ini, kamu akan terlihat lebih mahir dan kredibel saat berbicara bahasa Inggris.
Kesimpulan
Belajar bahasa Inggris bisa dimulai dari mengamati orang-orang di sekitarmu, seperti yang dilakukan Tim. Cobalah perhatikan teman-temanmu sekarang, siapa yang taller than you? Siapa yang the most diligent? Teruslah berlatih secara mandiri agar kamu semakin percaya diri!


Komentar