Di dalam lingkungan sekolah, kamu pasti sering mendengar kalimat-kalimat seperti “Buka buku halaman sepuluh” atau “Dengarkan baik-baik.” Dalam bahasa Inggris, kalimat-kalimat tersebut masuk ke dalam kategori Giving Commands (memberi perintah) dan Giving Instructions (memberi instruksi).
Secara linguistik, kalimat perintah dan instruksi menggunakan bentuk yang disebut sebagai Imperative Sentences. Penggunaan kalimat ini bertujuan untuk meminta seseorang melakukan suatu tindakan secara langsung.
Memahami cara menyusun kalimat ini tidak hanya membantu kamu dalam pelajaran bahasa Inggris, tetapi juga melatih kedisiplinan dan kejelasan dalam berkomunikasi.
Apa Itu Imperative Sentences?
Kalimat imperatif adalah jenis kalimat yang digunakan untuk memberikan perintah, instruksi, peringatan, atau permintaan. Salah satu ciri khas utama dari kalimat ini adalah tidak digunakannya subjek (seperti I, You, We, They) secara tertulis, karena subjeknya sudah jelas ditujukan kepada lawan bicara atau “kamu”.
Rumus dasar yang digunakan sangat sederhana:
Verb 1 (Kata Kerja Bentuk Pertama) + Object/Adverb
Dalam bahasa Inggris, kamu tidak perlu menambahkan akhiran -ing, -ed, atau -s pada kata kerjanya. Semuanya dimulai dengan kata kerja dasar agar pesan yang disampaikan jelas dan tidak bertele-tele.
Perbedaan Commands dan Instructions
Meskipun terlihat mirip, secara normatif keduanya memiliki sedikit perbedaan dalam tujuan penggunaannya:
- Commands (Perintah): Biasanya bersifat lebih tegas dan langsung. Digunakan oleh seseorang yang memiliki otoritas (seperti guru atau ketua kelas) untuk memastikan suatu kegiatan dilakukan saat itu juga.
Contoh: “Stand up!” (Berdiri!) - Instructions (Instruksi): Bersifat memberikan arahan atau langkah-langkah agar seseorang bisa menyelesaikan suatu tugas dengan benar. Instruksi sering ditemukan dalam soal ujian atau panduan praktikum.
Contoh: “Write your name here.” (Tulis namamu di sini.)
Contoh Kalimat
Sebagai siswa, kamu akan sering menemui berbagai jenis kalimat perintah dan instruksi. Berikut adalah klasifikasi kalimat yang sering muncul berdasarkan situasinya:
Di Dalam Kelas (Classroom Language)
Guru sering menggunakan kalimat-kalimat ini untuk mengatur jalannya pelajaran:
- “Open your book to page 45.” (Buka bukumu halaman 45.)
- “Listen carefully to the audio.” (Dengarkan audionya baik-baik.)
- “Clean the whiteboard, please.” (Tolong bersihkan papan tulisnya.)
- “Collect your homework now.” (Kumpulkan tugasmu sekarang.)
- “Raise your hand if you want to ask.” (Angkat tanganmu jika ingin bertanya.)
Saat Ujian atau Mengerjakan Tugas
Kalimat instruksi ini sangat penting agar kamu tidak salah dalam mengerjakan soal:
- “Read the questions before answering.” (Baca pertanyaan sebelum menjawab.)
- “Circle the correct answer.” (Lingkari jawaban yang benar.)
- “Do not use a pencil.” (Jangan gunakan pensil.)
- “Check your work once more.” (Periksa pekerjaanmu sekali lagi.)
Di Laboratorium atau Lapangan Olahraga
- “Line up properly.” (Berbarislah dengan rapi.)
- “Mix the chemicals slowly.” (Campurkan bahan kimianya pelan-pelan.)
- “Run around the field twice.” (Larilah mengelilingi lapangan dua kali.)
Contoh dalam Percakapan
Agar kamu lebih memahami penggunaannya, perhatikan contoh percakapan singkat antara seorang guru (Mr. Adi) dan siswanya di bawah ini:
Mr. Adi: “Attention, please! Everyone, sit down and be quiet.”
Students: “Yes, Sir.”
Mr. Adi: “Today we have a quiz. Open your desk and take out a piece of paper. Write your name and class on the top right corner.”
Budi: “May we use a dictionary, Sir?”
Mr. Adi: “No. Put away your dictionary and phone. Focus on your own paper.”
Menggunakan “Please” untuk Kesantunan
Memberikan perintah bisa terdengar kasar jika tidak menggunakan nada yang tepat. Untuk memperhalus kalimat perintah agar menjadi permintaan yang sopan, kamu bisa menambahkan kata “Please” di awal atau di akhir kalimat.
- “Close the window, please.” (Tolong tutup jendelanya.)
- Please be quiet in the library. (Tolong tenang di perpustakaan.)
Menggunakan “please” sangat disarankan saat kamu memberikan instruksi kepada teman sebaya agar kerja sama tim tetap terjaga dengan baik.
Larangan (Negative Commands/Prohibitions)
Selain memberi instruksi untuk melakukan sesuatu, ada juga instruksi untuk tidak melakukan sesuatu. Ini disebut dengan larangan. Caranya sangat mudah, cukup tambahkan kata “Don’t” (Do not) sebelum kata kerja.
- “Don’t be late.” (Jangan terlambat.)
- “Don’t cheat during the exam.” (Jangan menyontek saat ujian.)
- “Don’t litter.” (Jangan membuang sampah sembarangan.)
Kesimpulan
Materi Giving Commands and Instructions adalah kunci utama dalam kelancaran interaksi di sekolah. Dengan memahami struktur kalimat imperatif (Verb 1 + Object), kamu bisa mengikuti arahan guru dengan lebih baik dan mampu memberikan petunjuk yang jelas kepada orang lain.
Teruslah berlatih menggunakan kalimat-kalimat ini dalam percakapan harianmu di sekolah. Ingatlah untuk selalu menyelipkan kata “please” agar perintahmu terdengar lebih sopan. Semakin sering kamu mempraktikkannya, maka kemampuan bahasa Inggrismu akan semakin meningkat dan alami. Selamat belajar!


Komentar