Dalam interaksi sehari-hari, memulai percakapan dengan sapaan memang penting, namun mengakhirinya dengan sopan adalah tanda bahwa kamu memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
Materi Leave-taking atau berpamitan merupakan bagian krusial dalam kurikulum Bahasa Inggris kelas 7 SMP. Saat ini, pembelajaran ditekankan pada bagaimana siswa dapat menutup pembicaraan tanpa terkesan mendadak atau kurang sopan, baik kepada guru di sekolah maupun saat mengobrol dengan teman sekelas.
Tidak jarang siswa sering merasa bingung bagaimana cara berpamitan selain menggunakan kata “Goodbye” yang sudah sangat umum. Padahal, dalam situasi nyata, terdapat berbagai variasi ungkapan yang bisa membuat kamu terdengar lebih luwes dan natural.
Artikel ini akan mengulas definisi leave taking, ungkapan leave taking, membuat closing statement, tutorial praktis mengenai alternatif kata perpisahan, cara menggunakan ekspresi harapan untuk bertemu kembali, hingga tips menutup percakapan secara alami sesuai dengan kaidah materi kelas 7.
Definisi Leave-Taking
Leave-taking adalah language expression, yaitu ungkapan atau bentuk komunikasi yang digunakan untuk mengakhiri percakapan atau pertemuan secara sopan dan sesuai konteks sosial. Leave-taking memberi penutur (pembicara) kemampuan dalam menjaga kesantunan, hubungan interpersonal, serta memahami situasi formal maupun informal saat berpisah.
Secara umum, leave-taking mencakup berbagai ekspresi seperti goodbye, see you later, take care, atau see you tomorrow, yang penggunaannya disesuaikan dengan hubungan antar penutur, waktu, dan situasi komunikasi.
Dalam konteks pembelajaran, leave-taking tidak hanya berfokus pada penguasaan kosakata, tetapi juga pada kemampuan pragmatik, yaitu bagaimana siswa memilih ungkapan yang tepat agar komunikasi tetap efektif dan santun.
Ungkapan Perpisahan Umum Selain Kata “Goodbye”
Meskipun “Goodbye” adalah kata yang benar, menggunakannya secara terus-menerus bisa membuat komunikasimu terasa kaku. Ada beberapa ungkapan lain yang lebih sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, tergantung pada tingkat kesopanan dan kepada siapa kamu berbicara.
Contoh Ungkapan leave-taking secara umum:
- “Bye-bye!” โ Versi yang lebih santai dan sering digunakan di lingkungan teman sebaya atau keluarga.
- “Good night.” โ Khusus digunakan sebagai salam perpisahan di malam hari atau saat akan pergi tidur.
- “Farewell.” โ Ungkapan yang sangat formal dan biasanya digunakan jika kamu tidak akan bertemu orang tersebut dalam waktu yang lama.
- “So long.” โ Ungkapan perpisahan yang bersifat semi-formal dan cukup unik untuk dicoba.
- “Cheerio!” โ Salam perpisahan yang sangat ramah dan sering ditemukan dalam aksen British, cocok untuk menambah wawasan kosakata kamu.
Penggunaan “See You” untuk Pertemuan yang Akan Datang
Ungkapan “See you” sangat berguna karena menunjukkan bahwa kamu berharap atau berencana untuk bertemu lawan bicara lagi di lain waktu. Ini adalah cara berpamitan yang sangat umum di sekolah karena kamu pasti akan bertemu kembali dengan teman atau guru di hari berikutnya.
Contoh Penggunaan “See You”:
- “See you tomorrow.” โ Digunakan saat kamu yakin akan bertemu lagi esok hari (misalnya saat pulang sekolah).
- “See you later.” โ Digunakan jika kamu akan bertemu lagi di hari yang sama, namun waktunya belum pasti.
- “See you on Monday.” โ Digunakan saat berpamitan di hari Jumat sebelum memasuki akhir pekan.
- “See you around.” โ Ungkapan santai yang digunakan saat kamu tidak tahu pasti kapan akan bertemu lagi, namun biasanya masih di lingkungan yang sama.
- “See you then.” โ Digunakan sebagai penutup setelah kamu dan temanmu menyepakati waktu janji temu yang spesifik.
Cara Mengakhiri Percakapan Secara Alami (Closing Statement)
Sebelum mengucapkan salam perpisahan inti, ada baiknya kamu menggunakan closing statement. Ini berfungsi sebagai transisi agar lawan bicara tahu bahwa percakapan akan segera berakhir. Langkah ini sangat penting agar kamu tidak terkesan pergi begitu saja secara tiba-tiba.
Contoh Closing Statement yang Alami:
- “I think I must go now.” โ Cara sopan untuk memberi tahu bahwa kamu ada keperluan lain dan harus segera pergi.
- “It was nice talking to you.” โ Ungkapan yang menunjukkan bahwa kamu menghargai percakapan yang baru saja dilakukan.
- “Iโm sorry, but I have a class now.” โ Alasan yang sangat umum dan sopan digunakan di lingkungan sekolah.
- “Anyway, I have to get going.” โ Cara informal untuk memutus percakapan yang sudah mulai panjang dengan cara yang halus.
- “Iโll talk to you later.” โ Menandakan bahwa kamu akan melanjutkan pembicaraan di lain waktu melalui telepon atau pesan singkat.
Menguasai berbagai cara berpamitan atau leave-taking akan membantu kamu menjadi komunikator yang lebih handal di sekolah. Dengan memahami bahwa ada banyak pilihan selain “Goodbye”, kamu bisa menyesuaikan ucapanmu dengan situasi yang ada.
Ingatlah untuk selalu menyertakan senyum dan intonasi yang ramah saat berpamitan, karena hal tersebut menunjukkan karakter siswa yang sopan. Jangan ragu untuk mulai mempraktikkan “See you tomorrow” kepada temanmu saat bel pulang sekolah berbunyi hari ini.
Konsistensi dalam mempraktikkan ungkapan-ungkapan ini akan membuat kemampuan bicara bahasa Inggrismu semakin alami dan jelas didengar.


Komentar