Sains
Beranda / Sains / Apa Itu Besaran Pokok? Intip 7 Anggota Utama yang Menjadi Fondasi Segala Pengukuran

Apa Itu Besaran Pokok? Intip 7 Anggota Utama yang Menjadi Fondasi Segala Pengukuran

mengenal-besaran-pokok
mengenal-besaran-pokok

Setelah pada artikel sebelumnya kita membongkar rahasia tentang bagaimana besaran menjadi bahasa universal sains, sekarang saatnya kita berkenalan dengan kelompok paling penting di dalamnya. Di dalam dunia Fisika dan IPA, ada satu “grup elite” yang menjadi asal-usul dari semua pengukuran di alam semesta. Grup ini bernama Besaran Pokok.

โ€‹Bayangkan besaran pokok ini seperti huruf-huruf alfabet (A sampai Z). Tanpa adanya huruf-huruf dasar tersebut, kita tidak akan pernah bisa merangkai kata, menulis kalimat, atau menyusun sebuah buku yang tebal. Begitu pula dalam sains; tanpa adanya besaran pokok, seluruh rumus fisika yang rumit tidak akan pernah lahir!
โ€‹
Yuk, kita intip bersama apa sebenarnya besaran pokok itu dan siapa saja 7 anggota utamanya yang menguasai fondasi pengukuran di dunia!โ€‹

Apa Sebenarnya Besaran Pokok Itu?

โ€‹Secara definisi ilmiah, besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu melalui kesepakatan para ilmuwan dunia dan tidak diturunkan atau dijabarkan dari besaran lain. Sederhananya, besaran pokok adalah besaran yang “mandiri” dan berdiri sendiri sejak lahir.
โ€‹Karena sifatnya yang menjadi dasar dasar, jumlah besaran pokok ini sangat terbatas.

Berdasarkan kesepakatan internasional dalam sistem Systรจme International d’Unitรฉs (SI), hanya ada 7 besaran pokok yang sah di dunia. Ketujuh besaran inilah yang kita gunakan setiap hari untuk mengukur segala sesuatu, mulai dari berat badanmu, durasi tidurmu, hingga terangnya lampu di kamarmu.โ€‹

7 Anggota Utama Besaran Pokok

โ€‹Berikut tujuh anggota besaran pokok beserta satuan internasional (SI) dan alat ukur yang biasa digunakan di kehidupan nyata:

Apa Itu Fungsi Dimensi Besaran? Menjawab Pertanyaan Kritis Siswa

1. Panjang (Satuan SI: meter /m)
โ€‹Besaran ini digunakan untuk mengukur jarak antara dua titik atau dimensi suatu objek.
Alat Ukur: Penggaris (mistar) untuk mengukur buku, pita meteran untuk mengukur baju, jangka sorong untuk mengukur diameter koin, dan mikrometer sekrup untuk mengukur ketebalan selembar kertas.
โ€‹
2. Massa (Satuan SI: Kilogram / kg)
โ€‹Banyak orang sering salah kaprah dan menyebutnya sebagai “berat”. Padahal dalam sains, massa adalah jumlah materi yang terkandung dalam suatu benda dan nilainya selalu sama di mana pun benda itu berada.
Alat Ukur: Neraca ohauss, timbangan digital, atau neraca dua lengan.
โ€‹
3. Waktu (Satuan SI: sekon atau detik / s)
โ€‹Waktu mengukur durasi atau selang terjadinya suatu peristiwa.
Alat Ukur: Stopwatch (paling akurat untuk eksperimen), jam dinding, atau jam tangan.
โ€‹
4. Suhu (Satuan SI: Kelvin / K)
โ€‹Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Ingat ya, meskipun di Indonesia kita sering memakai skala Celsius, satuan resmi Internasional (SI) untuk suhu adalah Kelvin!
Alat Ukur: Termometer.

5. Kuat Arus Listrik (Satuan SI: Ampere / A)
โ€‹Besaran ini menghitung banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui suatu penghantar (seperti kabel) dalam tiap detik.
Alat Ukur: Amperemeter.
โ€‹
6. Intensitas Cahaya (Satuan SI: Candela / cd)
โ€‹Pernahkah kamu membandingkan nyala lampu senter yang redup dengan lampu jalanan yang sangat silau? Nah, besaran yang mengukur seberapa pancaran terang cahaya yang dikeluarkan oleh suatu sumber cahaya dinamakan intensitas cahaya.
Alat Ukur: Luxmeter atau Lightmeter.
โ€‹
7. Jumlah Zat (Satuan SI: Mol / mol)
โ€‹Ini adalah anggota besaran pokok yang paling unik karena tidak bisa diukur langsung menggunakan alat mekanis di pasar atau laboratorium biasa. Besaran ini digunakan di dunia kimia mikro untuk menghitung banyaknya elemen elementer (seperti atom atau molekul) di dalam suatu benda.
Alat Ukur: Dihitung menggunakan rumus konversi matematika kimia (berdasarkan Konstanta Avogadro).
โ€‹
Tahukah Kamu?
โ€‹Mengapa simbol satuan untuk Kelvin (K) dan Ampere (A) ditulis menggunakan huruf kapital (huruf besar), sedangkan meter (m) dan sekon (s) ditulis menggunakan huruf kecil?
โ€‹Jawabannya adalah aturan penghormatan sains! Dalam sistem internasional, jika sebuah satuan diambil dari nama belakang ilmuwan penemunya, maka lambang satuannya wajib ditulis dengan huruf kapital. Skala Kelvin ditemukan oleh Lord Kelvin, dan Ampere diambil dari nama Andrรฉ-Marie Ampรจre. Karena meter dan sekon bukan nama orang, hurufnya tetap ditulis kecil!

Kesimpulan
โ€‹Memahami 7 besaran pokok membantu kita melihat bahwa alam semesta yang sangat luas dan kompleks ini ternyata bisa disederhanakan ke dalam tujuh ametrik dasar saja. Ketujuh besaran pokok ini adalah pahlawan di balik layar yang memungkinkan para insinyur membangun jembatan, para astronot terbang ke bulan, dan para dokter mengukur detak jantung pasien secara presisi.

Yuk, Uji Pemahamanmu! (Kuis Mini)
โ€‹Mari asah naluri fisikamu dengan memikirkan dua tantangan pertanyaan berikut:

  1. Ketika kamu demam, dokter mengukur suhu tubuhmu menggunakan termometer skala Celsius (misalnya 38ยบC}). Jika data tersebut ingin diubah ke dalam bentuk Satuan Internasional (SI), bagaimanakah caranya? Berapakah nilainya dalam Kelvin?
  2. Mengapa Luas (misalnya luas lapangan sepak bola dengan satuan mยฒ) tidak dimasukkan ke dalam daftar 7 besaran pokok di atas? Jelaskan analisismu!

Referensi
Sudibyo, E., dkk. (2017). Ilmu Pengetahuan Alam untuk Kelas VIII SMP/MTs. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

Apa Itu Satuan Tidak Baku? Mengapa Jengkal Tangan Dilarang dalam Laboratorium Sains

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan