Sains
Beranda / Sains / Apa Itu Besaran Skalar? Mengenal Jenis Nilai “Cuek” yang Tidak Memedulikan Arah

Apa Itu Besaran Skalar? Mengenal Jenis Nilai “Cuek” yang Tidak Memedulikan Arah

mengenal-besaran-skalar
mengenal-besaran-skalar

​Bayangkan kamu sedang asyik rebahan di kamar pada hari Minggu, lalu ibumu bertanya, “Kamu sudah tidur berapa lama, Nak?” Kamu pun menjawab dengan santai, “Sekitar 2 jam, Bu.” Sekarang, coba pikirkan: Apakah ibumu perlu bertanya kembali, “2 jam itu ke arah mana? Ke utara, selatan, atau ke atas?” Tentu saja tidak, bukan? Pertanyaan itu justru akan terdengar sangat aneh dan mengada-ada.

Dalam dunia sains dan Fisika, waktu adalah salah satu contoh dari kelompok nilai yang sangat unik. Kelompok ini memiliki sifat yang “cuek” karena mereka sudah sepenuhnya jelas hanya dengan sebuah angka, tanpa perlu memedulikan arah ke mana mereka bergerak atau menghadap. Kelompok elite ini dinamakan Besaran Skalar.

Yuk, kita bedah bersama bagaimana besaran skalar ini bekerja dan mengapa sifat “cueknya” justru sangat mempermudah perhitungan sains kita sehari-hari!

Apa Sebenarnya Besaran Skalar Itu?

​Ketika kita mengukur sesuatu di alam semesta, para ilmuwan membagi besaran berdasarkan ada atau tidaknya pengaruh arah. Secara definisi ilmiah, besaran skalar adalah besaran dalam fisika yang hanya memiliki nilai (besar dan angka) serta satuan saja, tanpa memiliki atau memedulikan arah. Kata “skalar” sendiri berasal dari bahasa Latin scalaris yang berarti tangga atau skala.

Sifat utama dari besaran ini adalah kedamaian mutlak dalam perhitungannya. Kamu tidak perlu pusing memikirkan koordinat kompas, sudut kemiringan, atau tanda positif-negatif yang rumit akibat perubahan posisi. Jika kamu menggabungkan dua besaran skalar, kamu hanya perlu menggunakan matematika dasar alias penjumlahan biasa di pasar!

Sebagai contoh: Jika kamu memiliki seonggok gula bermassa 2 kilogram lalu ditambah lagi dengan 3 kilogram gula, maka total massanya otomatis menjadi 5 kilogram. Sederhana, jujur, dan tidak berbelit-belit.​

Anggota Keluarga Besaran Skalar​

Ada banyak sekali besaran yang masuk ke dalam kategori skalar. Berikut beberapa contohnya yang paling akrab dengan keseharian kita:

Apa Itu Fungsi Dimensi Besaran? Menjawab Pertanyaan Kritis Siswa

1. Massa
​Massa mengukur seberapa banyak kandungan materi di dalam suatu benda. Entah kamu membawa sebuah batu bermassa 10 kg itu ke puncak gunung, ke dalam goa, atau diterbangkan ke luar angkasa, massanya akan tetap 10 kg tanpa dipengaruhi arah gravitasi.

2. Waktu
​Waktu selalu berjalan maju. Durasi 1 menit di jam dindingmu tetaplah 60 detik, tidak peduli apakah jam tersebut kamu hadapkan ke arah barat atau timur.

3. Suhu
​Saat termometer menunjukkan angka 36ºC, nilai panas tersebut tersebar merata pada tubuhmu tanpa memiliki kecenderungan arah tertentu.

4. Jarak (Simbol: s)
​Seperti yang sudah kita kulas habis pada artikel seri sebelumnya, jarak adalah perekam jejak yang sangat jujur atas total panjang lintasan yang telah kamu lalui. Jarak termasuk besaran skalar karena ia hanya menghitung akumulasi langkah kakimu. Jika kamu berjalan 10 meter ke depan lalu mundur lagi 5 meter, jarakmu tetap bertambah menjadi 15 meter!

5. Energi dan Usaha (Simbol: E dan W)
​Meskipun usaha lahir dari gaya yang memiliki arah, nilai Usaha (W) dan Energi hasil akhirnya adalah skalar. Makanan yang kamu makan menghasilkan kalori (energi) yang siap dibakar untuk aktivitas apa saja tanpa membawa label arah di dalamnya.

Tahukah Kamu?
​Di dasbor sepeda motor atau mobilmu, terdapat sebuah alat hitung yang sangat bergantung pada sifat besaran skalar ini. Alat tersebut bernama Odometer.
Odometer bertugas mencatat total kilometer yang sudah ditempuh oleh kendaraanmu sejak pertama kali keluar dari pabrik. Karena bekerja menggunakan prinsip perhitungan jarak (skalar), odometer akan terus menjumlahkan angka kilometernya secara jujur, bahkan jika kamu sengaja mengendarai motor tersebut secara maju-mundur di area parkiran rumahmu!

Kesimpulan
​Besaran skalar mengajarkan kita tentang keindahan kesederhanaan dalam sains. Melalui sifatnya yang hanya fokus pada kuantitas atau nilai numerik, besaran skalar menjadi fondasi utama yang mempermudah manusia dalam bertransaksi di pasar, menghitung jadwal keberangkatan kereta, menentukan resep masakan, hingga menghitung total kalori tubuh.

Yuk, Uji Analisismu! (Kuis Mini)
​Mari kita tantang pemahaman fisikamu setelah membaca penjelasan seru di atas:

  1. Di artikel materi Perpindahan, kita tahu bahwa berlari mengelilingi lapangan 1 putaran penuh membuat nilai perpindahanmu menjadi nol karena kamu kembali ke titik awal. Namun, mengapa nilai Jarak yang kamu tempuh selama mengelilingi lapangan tersebut tidak bernilai nol? Jelaskan hubungannya dengan sifat besaran skalar!
  2. Kelajuan mobil digolongkan sebagai besaran skalar, sedangkan kecepatan mobil digonlongkan sebagai besaran vektor. Berdasarkan pengetahuan barumu, apa perbedaan mendasar antara pernyataan “Mobil itu bergerak dengan kelajuan 60 km/jam” dan “Mobil itu bergerak dengan kecepatan 60 km/jam ke arah utara”?​

Referensi
Abdullah, M. (2016). Fisika Dasar I. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan